Daerah

Arahkan Fokus pada Irigasi: Pjs. Bupati Indramayu Minta Pemanfaatan Bendungan Cipanas Dipercepat

198
×

Arahkan Fokus pada Irigasi: Pjs. Bupati Indramayu Minta Pemanfaatan Bendungan Cipanas Dipercepat

Share this article

InfoJabar.co.id– Bendungan Cipanas, sebuah proyek infrastruktur besar yang diresmikan oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin pada pertengahan tahun 2024, kini menjadi sorotan utama bagi sektor pertanian di Kabupaten Indramayu. Dengan daya tampung maksimal sebesar 250 juta meter kubik, bendungan ini diproyeksikan dapat mengairi sekitar 6.000 hektar lahan di wilayah Terisi, Losarang, dan Kandanghaur, selain tambahan 3.000 hektar lainnya yang berpotensi diperluas di masa mendatang.

Meskipun demikian, saat ini pemanfaatan bendungan tersebut masih belum optimal karena proses pengisian air yang memerlukan waktu hingga awal 2026. Hal ini mendorong Pjs. Bupati Indramayu, Dr. H. Dedi Taufik, untuk meninjau langsung Bendungan Cipanas pada Kamis (10/10/2024) guna berkoordinasi dengan pihak pengelola dalam upaya percepatan penggunaan bendungan untuk irigasi lahan pertanian.

Dedi menggarisbawahi bahwa air dari Bendungan Cipanas sangat krusial bagi ketiga kecamatan tersebut, yang selama ini hanya mengandalkan aliran dari saluran Cipelang. Namun, distribusi air dari saluran tersebut kerap terhambat dan tidak mampu menjangkau lahan-lahan di hilir, sehingga berpotensi menyebabkan gagal panen. Untuk itu, pemerintah daerah menargetkan pemanfaatan maksimal bendungan untuk memastikan pasokan air tetap tersedia, terutama pada musim tanam kedua (gadu) yang berlangsung setelah musim hujan berakhir.

Di sisi lain, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto, menambahkan bahwa kondisi pertanian di tahun 2025 diprediksi masih menghadapi tantangan berat. Ini disebabkan oleh keterbatasan distribusi air dari berbagai sumber, termasuk Cipanas dan saluran lainnya, yang masih dalam tahap pengerjaan program Rentang Irrigation Modern System (RIMS) serta proyek di Salam Darma yang belum rampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *